FSP BUMN BERSATU

FSP BUMN Bersatu

&
 

Oct 05 2007

Paper positioning FSP BUMN Bersatu Terkait Pergantian direksi BUMN kepada Meneg BUMN

Published by fspbumnbersatu at 1:03 pm under FSP BUMN BERSATU NEWS Edit This

1.Pendahuluan

Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan, pihaknya akan mengupayakan tidak akan ada intervensi politik dalam rencana pengisian jabatan direksi 70 BUMN yang kosong karena jajaran direksi habis masa jabatannya atau pengangkatannya masih bersifat sementara (caretaker).

 

Penunjukan direksi BUMN juga akan dilakukan melalui sistem rekrutmen HRD sehingga hanya yang terbaik yang akan terpilih, katanya. Ia mengatakan, bila jajaran direksi telah habis masa jabatannya maka harus segera diganti dengan terlebih dahulu dilihat kinerja dan aspek makro lainnya

 

Tercatat per 28 Mei 2007, jabatan direksi BUMN yang perlu segera diisi adalah direksi BUMN perbankan dan jasa keuangan sebanyak 11 BUMN, BUMN jasa lainnya sebanyak 20 BUMN, BUMN logistik dan pariwisata sebanyak 13 BUMN, BUMN agro industri sebanyak 10 BUMN, dan BUMN pertambangan, industri strategis, energi, dan telekomunikasi sebanyak 16 BUMN.

 

 

Meneg BUMN yang ingin  mempercepat  pergantian direksi yang tertunda sampai dua tahun, tiga tahun, bahkan ada yang kosong, itu harus segera diisi. Untuk pemilihan person, harus melalui proses persyaratan yang ketat terutama dalam hal integritas dan kompetensi.  Penekanan untuk pemilihan , direksi-direksi tersebut juga harus menguasai benar soal “finance” atau keuangan. Suatu perusahaan tetapi juga harus di utamakan calaon direksi mengerti akan kondisi dan keadaan BUMN yang akan dipimpin ,serta diutamakan orang dari dalam BUMN tersebut , agar sistim Upgrading di Perusahaaan BUMN tidak hanya samapi jajaran anggota direksi dan General Manajaer tetapi samapai pada tingkatan  CEO

 

Jangan sampai pemilihan  untuk penempatan Direksi Direksi BUMN dipengaruhi oleh kepentingan Parpol ataupun titipan dari President ataupun Wapres  tetapi harus didasarkan pada track rekord  yang bersih , profesional dan membidangi

 

Dalam Pergantian direksi di BUMN tidak harus satu paket diganti semua dalam satu BUMN  tetapi Meneg BUMN harus memperhatikan hasil kinerja dan prestasi dari direksi BUMN , bisa saja tidak perlu ada pergantian tetapi tetap dipertahankan  posisi seseorang Direksi di BUMN ,jika BUMN yang  selama dipimpinnya mempunyai  peningkatan kinerja dan prestasi yang baik . seperti contoh dengan dipertahankannya Hotasi Nababan sebagai dirut PT Merpati , yang memang dia punya integritas dan berhasil mempertahankan Merpati dari kehancuran walau  persaingan dunia penerbangan  sangat ketat .

Mungkin juga kalau kita lihat PT RNI,Pelindo 2  ,Bank BTN,Bank BRI,Indonesia power, PLN,PAP 2 dan    dan BUMN yang berkinerja baik  dimana  yang mempunyai kinerja sanagat baik dan sehat dalam hal keuangan  tidak perlu semua direksinya  diganti terutama pada  posisi CEO  dan jajaran direksi lainnya , kalaupun kinerja BUMN yang tidak begitu baik tidak harus semuanya diganti ,

 

 

2.Perlunya Pergantian Direksi BUMN disektor Perbankan . 

Perlunya ada pergantian dijajaran Direksi BUMN sektor Perbankan harus segera dilakukan kareana tidak jalan kredit Perbankan kesektor riel merupakan ukuran prestasi dari jajaran direksi BUMN sektor Perbankan . sebab saat ini sudah tidak  tiga tahun mandegnya sektor riel dan makin banyaknya jumlah penggangguran adalah akaibat tidak berfungsinya fungsi intermediasi bank , kalau kita lihat makin  meningkatnya titipan dana dana Bank Bank BUMN di BI dan ini diperkuat dengan kegudahan SBY terhadap pemerintah daerah yang menaruh dana APBD di Bank Bank BUMN ,sementara  Direksi direksi Bank BUMN pun tidak sanggup menyalurkan kredit kesektor riel. , berarti ekonomi iIndonesia telah terjadi Inflatoar ekonomi bukan lagi inflasi , karena peneumpukan dana di Bank Indonesia menyebabkan inflasi menyebabkan inflasi karena jumlah uang beredar akan terus bertambah , sehingga akan makin menyulitkan keadaan ekonomi Indonesia

  1. Bank Mandiri

Untuk Jajaran direksi Bank  perlu adanya perombakan direksi dengan melihat kinerjanya berdasarkan laba yang diterima oleh bank Mandiri yaitu pada tahun 2005 bank Mandiri  memperoleh laba hampir 5,2 trilyun ,tahaun 2006 sejumlah 800 milyar dan tahun 2007 sejumlah 2,1 trilyun berarti .kinerja Direksi Bank mandiri kurang baik sehingga harus ada perombakan . terlebih dengan memanasnya konflik Direksi dengan Serikat pekerja nya tentu ini akan memperburuk kinerja bank Mandiri. 

  1. Bank BNI

Perlu adanya perombakan Jajaran direksi Bank BNI , ini dibuktikan dengan kegagalan Direksi Bank BNI dalam melakukan  divestasi /penjualan aset Negara dengan nilai dibawah pasar dan cenderung turun terus . berarti Sigit pramono telah gagal mambawa BNI sebagai bank yang punya kredibilitas dimata para investor . 

c Bank BRI  

Jajaran direksi sangat mempunyai kinerja yang baik dan terbukti dengan keuntungan yang diperoleh oleh bank BRI yang melebihi target dan menjadikan BRI sebagai penyalur kredit UMKM yang terbesar .serta keharmonisan dengan serikat pekerja nya 

  1. Bank BTN

Mungkin yang menarik adalah Bank BTN yang mempunyai kinerja sangat baik terutama dalam tugasnya sebagai mortgage bank bagi sektor perumahan menengah kebawa , dimama  Kodradi mengalami perpanjangan selama 3 tahun , ini menunjukan bahwa kinerja Bank BTN di pimpinanya menunjukan kinerja yang sanagat baik . dan meneg BUMN jangan melihat dari segi usia seorang memimpin perbankan tetapi lebih melihat kinerjanya , karena Alan Gresspan pun waktu memimpin the FED sudah berumur 75 tahun . tetapi kinerjanya tetap baik untuk menjaga stabilitas moneter di USA , kalaupun ada pergantian di Bank  BTN , harus dipilih yang benar benar kredibel  dan mempunyai track rekord yang baik , dan para anggota direksi Bank BTN yang mempunyai kinerja baik dibawah pimpinan Kodradi( seperti Fatudin , Siswanto ,M iqbal ) harus diberikan kesempatan yang sama untuk melakukan Fit and Proper test  di BI  untuk posisi Direktur Utama Bank BTN .Agara nantinya akan lahir Kodradi baru dalam bank BTN , dan Kodradi pun kalau memang layak dipertahankan pun harus dipertahankan , dan kalau umur yang menjadi ganjalannya ada baiknya Kodradi tetapi bisa membantu Bank BTN misal pada posisi Komisaris Utama .

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
Possibly-related Articles:                                        (auto-generated)

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.
Not A Member? Register for Free!